MURID KITA BISA JADI GURU KITA

Oleh Eko Hari Sutopo,S.Pd, M.Si

Seringkali guru merasa sangat super ketika mengajarkan para murid muridnya dikelas. Sehingga apa yang guru ajarkan kepada murid 100% benar adanya sehingga seakan akan bila ada pendapat yang lain dari murid itu menjadi keliru. Padahal sesungguhnya murid itu menimba ilmu pengetahuannya bukan dari guru saja sumbernya. Paling besar ia dapatkan dari lingkungannya. Lingkungan itu bukan saja manusia tetapi juga yang lainnya yang ada di alam ini. baik itu benda hidup ataupun benda mati. Akibat dari kemajuan teknologi yang begitu cepat membuat semua orang dengan mudah belajar sesuatu melalui bantuan teknologi yang terkini sehingga penyerapan ilmu pengetahuan diluar sekolah menjadi sangat cepat. Informasi begitu cepat mereka terima. Dan bahkan para murid lebih dahulu memahami sesuatu pengetahuan alam dibandingkan gurunya disekolah. Kejadian kejadian atau fenomena fenomana alam yang murid alami dapat mereka pelajari melalui dunia internet. Kemajuan teknologi dan informasi sekarang ini yang menyebabkan setiap orang termasuk murid kita dapat menyerap ilmu tanpa batas. Banyak didengar dari para orang tua murid sekarang ini yang sudah merasa tidak mampu lagi mengajari anak anaknya untuk mengerjakan PR yang dia bawa dari sekolah. Demikian juga para guru yang terkadang mengalami kesulitan menjawab pertanyaan murid yang pertanyaannya terkadang keluar dari batas materi yang diajarkan. Hal ini ini sangatlah wajar dan lumrah karena murid kita mendapatkan pengetahuan yang luasnya diluar sekolah. Potensi inilah sebetulnya yang akan menjadikan pendidikan kita maju bila para guru mampu bertindak sebagai fasilitator mereka. Namun ini akan berbahaya bagi dunia pendidikan manakala guru menjadi tersinggung dengan merasa diajari muridnya dengan pertanyaan pertanyaannya.itulah sebabnya banyak anak putus sekolah karena tidak naik kelas bukan karena “bodoh” tetapi karena logika berfikirnya terlalu liar sehingga merasa disekolah tidak dapat tempat untuk berkreasi dan merasa terhukum. Dan tidak sedikit anak yang tidak sukses dalam menuntut ilmu disekolah tetapi menjadi sukses ketika terjun dimasyarakat. Nilai raport yang jelek disekolah didasarkan pada banyaknya benar dalam menjawab soal dan banyaknya benar dalam menjawab soal berdasarkan kesesuaian jawaban dengan kunci jawaban dari pembuat soal. Kalau banyak jawaban yang tidak sesuai dengan kunci jawaban yang dibuat guru ataupun pembuat soal maka nilainya akan jadi jelek dan tidak lulus atau tidak naik kelas.
Untuk menghadapi permasalahan yang telah diuraikan diatas sebenarnya pemerintah sudah cukup bagus dengan menyiapkan perangkat pendidikan berupa kurikulum “kurtilas” namun sebetulnya belum semua guru siap untuk menjalankan kurtilas tersebut. Banyak hal yang menjadi kendala dilapangan. Masih banyak para guru ini gerah ketika diberikan kewajiban untuk membuat penelitian ataupun paper yang sebagian besar menjadikan beban buat para guru. Masih banyaknya guru yang tidak mengikuti dan mempelajari perkembangan teknologi IT sehingga sering ketinggalan informasi. Hal yang paling sederhana yang dapat guru lakukan barangkali mensinergikan materi pelajaran yang ada dikelas dengan kehidupan nyata sehari hari melalui kegiatan kegiatan demo demo sains, praktek dilapangan , melakukan penelitian sederhana dan mempresentasikannya, kunjungan kunjungan dan guru menampung inspirasi dan ide ide positif dari siswa serta pada hal tertentu pendapat pendapat murid yang bagus juga dapat menjadi masukan buat guru untuk di kembangan kemudian diaplikasikan kepada murid lain.

Iklan

Mineral Magnesium

http://swiftation.com/397Q

Keberadaan dan Manfaatnya
oleh : Edwin

I. Magnesium di Alam

Di alam, mineral magnesium ditemukan di tanah dan bebatuan, air, air laut, dan pada zat hijau daun (klorofil).
I.1. Sumber Magnesium

Sumber Magnesium di Alam

Baca lebih lanjut

Konsep Laboratorium Terintegrasi

swiftati://swiftationon.

Seiring dengan kemajuan zaman , begitu cepatnya laju pertumbuhan teknologi di dunia ini membuat kita sebagai komunitas pendidik dan tenaga pendidikan tak dapat tinggal diam untuk andil didalam mempersiapkan anak didik kita agar menjadi anak bangsa yang dapat ikut ambil bagian dalam pertumbuhan teknologi dunia yang begitu cepat saat ini. Tidak heran jika di era globalisasi saat ini banyak bermunculan sekolah – sekolah” plus” baik dari dalam maupun luar negeri yang berlomba- lomba menarik perhatian para orang tua untuk dapat mengakomodasi putra dan putri mereka menjadi bagian dalam kemajuan dunia tersebut. Dari mulai meningkatkan teknologi pembelajaran dengan berbagai fasilitas, meningkatkan sumberdaya dan meningkatkan program – program pembelajaran yang terarah. Atas dasar tersebut diatas maka perlu dibuat suatu system pembelajaran terutama untuk bidang sains yang lebih dapat menggugah minat siswa dalam belajar. Salah satu diantaranya adalah dengan dibentuknya science centre, Yaitu system penggunaan laboratorium terintegrasi. Laboratorium ini dapat dimanfaatkan secara bersama untuk setiap jenjang, akan tetapi ada baiknya dimulai dari perpaduan antara jenjang SMP dan SMA terlebih dahulu. Konsep Laboratorium terpadu ini juga berfungsi bukan hanya memadukan penggunaan untuk jenjang SMP dan SMA saja , melainkan juga memadukan beberapa unsure yaitu Fun, experiment, virtual dan Advance sehingga dapat mengakomodasi seluruh aspek sains. Fun lebih kepada alat peraga sederhana dan menarik, konsepnya mirip dengan PPIPTEK , experiment lebih kepada lab pada umumnya , siswa dapat mengambil data numeric, menganalisa hingga mengambil kesimpulan. Virtual sebagai jembatan untuk melakukan experiment yang menggunakan alat –alat khusus sedangkan advance lebih

Baca lebih lanjut

Penerapan Archimedes

https://ekohs.wordpress.com/2013/05/04/penerapan-archimedes/

 

Demo Kapal selam

Video singkat ini dapat memberikan bayangan tentang cara kerja kapal selam. ketika berat jenis benda dapat kita atur besarnya, maka posisi benda itupun dapat diatur posisinya didalam air. terapung, melayang atau tenggelam.

saat benda terapung, beraj jenis benda lebih kecil dari zat cairnya, bila kita ingin membuatnya melayang, botol kita tekan sehingga sebagian air masuk ke dalam benda (warna hitam) tersebut yang menjadikan berat jenisnya bertambah. bila kita ingin benda tersebut terapung kembali, maka longgarkan tekanan tangan kita terhadap botol tersebut sehingga sebagian air yang ada didalam benda keluar sehingga berat jenisnya menjadi berkurang kembali, demikian seterusny. selamat mencoba…